Senin, 09 Oktober 2017

[Review] DAY6 - What Can I Do? I Loved You When You Love Someone

Cr: JYP Entertainment

Sepanjang tahun 2017 Day6 akan merilis lagu setiap bulannya dan mereka menamai project ini "Every Day6." Setiap bulan diberkahi musik baru dari Day6? Nikmat mana lagi yang engkau dustakan?

Kecup sayang untuk yang pegang keyboard, muachh....
Cr: JYP Entertainment

Untuk yang belum tahu, Day6 merupakan band bentukan JYP Entertainment yang debut di tahun 2015 dan beranggotakan 5 member yaitu Sungjin, Jae, Young K, Wonpil, dan Dowoon. Sebelumnya ada 6 member tapi yang satu keluar.

Gue sendiri tahu Day6 pas mereka debut dengan lagu Congratulations tapi karena list brondong gue yang minta diperhatiin aja sudah banyak jadi cukup lha gue mencintai mereka dari jauh. Di WIN juga sudah lihat mereka cuma nggak sampai kepo lebih jauh. Sampai sekarang pun gue cuma sekedar tahu lagu-lagu mereka (dan nggak semuanya juga sih) tanpa mengikuti kegiatan mereka lainnya. Biarin deh, itu jatah Anggi sama Ima aja!

Hal tak terbantahkah dari Day6 adalah musiknya yang keren dan gue suka! Ya iya dong, gilakk aja sih pesona anak band plus musik mereka itu pasti bikin klepek-klepek. Apalagi mereka ini termasuk spesies langka! Di Korea sana kan yang lebih populer yang nyanyi sambil joged. Ahayy!

Seperti judul postingan ini, gue akan membahas Every Day6 yang rilis Agustus "What Can I Do", September "I Loved You, dan Oktober "When You Love Someone". Gue tertarik bikin postingan ini karena merasa "Wow.. Lagu yang mereka rilis ini kece! Mana kalau digabungin judulnya bisa jadi galau gitu pulak! Ditambah MV-nya juga semacam mini drama yang bikin baper. OKAY! Gue bakal mendedikasikan satu postingan untuk Day6!" Begitulah sekiranya yang gue pikirkan sebelum menulis postingan ini.

Jadi, langsung aja ya... ^^

Rabu, 27 September 2017

3D3N Singapore Trip


Kalau malam pertama di Singapura dihabiskan di Bandara Changi, mari kita mulai petualangan yang sesungguhnya!

DAY 1 (26 Februari 2017)

Henderson Waves Bridge




Henderson Waves Bridge jadi destinasi pertama karena emang udah diincer sama Mba Winda sebelumnya. Henderson Waves Bridge ini merupakan jembatan pejalan kaki tertinggi di Singapura lho! Untuk bisa sampai di Henderson Waves Bridge, naik MRT turun di Harbourfront Station cari exit C, setelah keluar, naik bus no 145 atau 131 dan nanti turunnya di halte ke 5 dari Harbourfront atau halte ke dua setelah masuk jalan Henderson (Halte Aft Telok Blangah). Abis itu nyebrang.

Dari sini kita naik anak tangga dan yahhh karena kita itu nggak nge-drop backpack ke hostel dulu jadi kita naik tangga sambil bawa beban depan belakang hahaha. Itu asli deh baru destinasi pertama aja udah berasa capeknya. Eh, tapi rasa capek terbayar sih setelah sampai di atas, kita bisa liat pemandangan hijau Singapura dan design jembatan yang cakep!

Karena pas itu hari Minggu pagi jadi banyak yang jogging juga. Turun dari jembatan bagian Southern Ridges Walk nanti ada rute hiking dan ada taman-taman lain juga. Seger banget lihatnya, mana masih pagi terus yang dilihat hijau semua... *heart eyes emoji*

Rabu, 20 September 2017

Seharian di Semarang, Kemana Aja?


Buat ngobatin rasa sakit hati karena ketinggalan kereta, gue jadi banyakan tidur di kereta. Eh, nggak karena sakit hati juga sih, emang sebenernya suka tidur aja wkwk. Sampai di Stasiun Tawang, Semarang tanggal 23 Juli, jam 03.30. Mampir ke mushola stasiun sambil istirahat :D

Selesai siap-siap, kita cari sarapan. Tau nggak sih kita muter-muter nyari warung, eh ternyata warungnya di luar stasiun sebelah kiri haha. Makan nasi rames plus teh manis anget dengan harga Rp. 12.000,-

Tujuan pertama adalah Umbul Sidomukti! Dari Stasiun Tawang ke Umbul Sidomukti bisa naik BRT Trans Semarang atau bus tapi kita memilih naik BRT. Halte BRT Trans Semarang ada di sebelah kanan setelah keluar dari stasiun. Ongkosnya sama kayak TransJakarta yaitu Rp. 3.500,-. Nunggunya lumayan lama tapi nggak terlalu penuh. Setelah sekitar 45 menit perjalanan, kita turun di Lemah Abang. Dari sini naik angkot warna hijau sampai ke Pasar Jimbaran dengan ongkos Rp. 5.000,-. Untuk bisa sampai ke Umbul Sidomukti kita harus naik ojek karena nggak ada angkot. Dari Pasar Jimbaran sampai Umbul Sidomukti naik ojek Rp. 20.000,-. Di perjalanan tuh rasanya adem banget! Anginnya sepoi-sepoi. Sejuk.


Senin, 07 Agustus 2017

Kereta Menoreh yang Menoreh Luka


Drama Ketinggalan Kereta 6 Menit

Gimana rasanya ketinggalan kereta? Tentu aja sakitnya tak terbantahkan!

Sabtu, 22 Juli lalu gue udah ada schedule *eciyee schedule* buat ngetrip ke Semarang. Bareng siapa? Tentu aja dengan partner in crime aka Mba Winda! Dengan tiket kereta keberangkatan jam 17.00 dari Stasiun Senen.

Awalnya gue berniat pulang kerja langsung ke Senen aja tapi kemudian diingetin sam Mba Winda kalau kita nanti nggak nginep di hotel jadi seenggaknya mandi dulu lha! Oke gue nurut!

Senin, 17 Juli 2017

[Review] Sweet 20 - Film Adaptasi dengan Cita Rasa Lokal


Kapan terakhir nonton film Indonesia? Kapan terakhir ke bioskop?
Entah ngapain aja hidup gue sampe lupa kapan terakhir nonton lho! Tapi yang terakhir review sih film London Love Story . Ahay! Kayaknya ada lagi tapi gue lupa karena emang jarang ke bioskop. Kasian banget ya hidup gue ini? Huhu

Hari Minggu kemaren gue baru aja nonton film Sweet 20. Awalnya nggak niat juga sih, pas kebetulan janjian sama temen terus dia ngajak nonton dan liat jadwalnya, jadi ya udah nonton ini aja deh. Dan setelah nonton, gue sukak!

Sebelumnya sempet baca tweet temen yang bilang beberapa orang ngira kalau Sweet 20 ini film jiplakan Korea *karena emang sinetron Indonesia suka gitu sih #ups* tapi perlu diinget ya, Sweet 20 ini adaptasi resmi dari film Korea yang berjudul Miss Granny. Nggak cuma Indonesia kok, negara lain seperti China, Jepang, Vietnam, Thailand juga punya Miss Granny versi mereka dengan judul yang berbeda.

Source : https://twitter.com/BoxOfficeMovie_
Poster di atas adalah poster Miss Granny beserta adaptasi dari negara lain. Judul filmnya bisa diliat di bawah:
Miss Granny (Korea Selatan)
20 Once Again / Back to 20 (China)
Sing My Life (Jepang)
Sweet 20  (Vietnam)
Suddenly Twenty (Thailand)
Sweet 20 (Indonesia)

Gue sendiri udah nonton versi Korea dan China. Untuk versi lain belum nonton. Dibanding versi Korea, gue malah lebih suka versi China meski jalan ceritanya sama. Iya, karena adaptasi jadi nggak bakal beda jauh dari aslinya. Belum nonton Sweet 20 pun, sebenernya gue udah tau jalan ceritanya bakalan kayak gimana. Dari awal sampe akhir pasti lha udah hafal wkwkwk. Tapi gue juga pengen tau gimana sineas film Indonesia mengeksekusi dan mengemas film ini :D *Eaaaa... Bahasa gue sok iye banget!*

Jadi yukk baca review-nya.... ^^

Kamis, 13 Juli 2017

Bermalam di Bandara Changi, Singapura


Akhir bulan Februari lalu gue berkesempatan jalan-jalan ke Singapura. Apa? Singapura? Iya, benar kok! Kamu nggak salah baca, S-I-N-G-A-P-U-R-A! XD. Heboh banget ya gue? Iya dong! :p
Bisa sampai ke Singapura sebenernya cukup banyak dramanya. Pas diajak Mba Winda jalan, gue nggak banyak mikir langsung bilang hayo aja. Tanpa mikir tanggal segitu bisa izin kerja apa enggak, punya duit enggak atau gimana. Untungnya kali ini dapet tiket 500K PP! 

Dari rencana pergi bertiga, satu teman batal ikut karena sesuatu hal. Sayang banget.
Gue juga sebenernya sempet pengen ngebatalin ikut trip ini karena gue nggak yakin bisa makan bulan depannya wkwk. Satu alasan cemen lainnya, karena gue sempat nggak sengaja nabrak kucing. Ditambah lagi cuaca saat itu lagi kurang bagus. Jadilah galau tak berkesudahan.

Nggak cuma gue, Mba Winda juga sama galaunya. Katanya dia emang punya sindrom tiap mau keluar negeri gitu, berasa pengen ngebatalin aja! Tapi akhirnya kita serahkan semuanya kepada Allah SWT dan berdo'a semoga nggak terjadi apa-apa.

Kamis, 06 Juli 2017

[Tutorial] Download Video Youtube Resolusi 4K dalam 3 Langkah

Cr: Newsen
Saat ini fansite (penggemar yang biasa ngambil foto para idol) banyak yang upload video di youtube dengan resolusi 4K. Nggak usah ditanya merk kamera mereka apa ya? Karena pastinya yang harganya muahal pake banget. Apalah gue ini yang cuma remahan biskuit, nggak bakal mampu beli.
Video dengan resolusi 4K ini tentu punya kualitas yang lebih bagus daripada video beresolusi 1080p baik dari segi kejernihan video, detail, fokus maupun zooming . Kalau bahasa alaynya tuh bisa bikin kita pengen nangis karena saking indahnya! Gimana enggak? Bahkan pori-pori oppa dan dedek gemes bisa keliatan kalau lagi di-close up! Hm.. Untuk lebih jelas apa itu resolusi 4K bisa dibaca di Wikipedia deh, ya!

Setelah beberapa kali nonton video 4K dari masternim di youtube, belum lama ini gue berniat buat download video itu. Biar kalau pengen nonton lagi (tapi kuota sekarat) tinggal buka laptop terus play tapi ternyata web download yang biasa gue pakai malah nggak bisa. Setelah berselancar, akhirnya nemu web yang mumpuni. Pengen tau juga? Yuk baca sampai bawah... ^^

Minggu, 19 Februari 2017

[Review K-Movie] Will You Be There? (2016)


Judul: Will You Be There?
Negara: Korea
Penulis: Guillaume Musoo (novel), Hong Ji Young
Sutradara: Hong Ji Young
Tanggal rilis:14 Desember 2016

“Hidup itu adalah segala sesuatu yang terjadi sebelum engkau terlelap dalam tidur.”

PLOT

Film ini adalah film adaptasi dari novel Perancis karya Guillaume Musso berjudul “Seras-tu là?.” Bercerita tentang seorang dokter bedah anak bernama Han Soo Hyeon (diperankan oleh Kim Yun Seok) yang menjalani tugas di Kamboja pada tahun 2015. Dia menyelamatkan hidup seorang anak dan seorang kakek memberinya 10 pil ajaib.

 
Soo Hyeon sendiri punya penyakit kanker paru-paru stadium lanjut dan diperkirakan usianya tinggal 6 bulan. Dia ingin bertemu dengan seseorang yang selama 30 tahun ini nggak bisa dilupakannya sebelum dia meninggal. Orang itu ada di kehidupannya di tahun 1985. Di tahun itu, Han Soo Hyeon muda (diperankan oleh Byun Yo Han) punya seorang kekasih yang sangat dicintainya bernama Choi Yeon Ah (diperankan oleh Chae Soo Jin).

 
Soo Hyeon dewasa meminum satu pil ajaib itu dan tiba-tiba bisa kembali ke tahun 1985. Dia bertemu dengan versi mudanya di Stasiun Busan. Meski awalnya nggak percaya karena nggak masuk akal tapi Soo Hyeon akhirnya sadar kalau pil ajaib itu yang membawanya kembali ke masa lalu. Efek samping dari minum pil ajaib itu adalah Soo Hyeon akan tertidur dan dalam tidurnya dia kembali ke masa lalu. Tanda akan kembali ke masa depan adalah saat dia batuk dan mimisan.

Minggu, 05 Februari 2017

Aktor Pendatang Baru Berpotensial, Jang Dong Yoon


Drama Solomon's Perjury belum lama ini tamat, sedih nggak sih? Gue sih iya! Sudah kangen aja gitu sama para jaksa dan pengacara yang unyu-unyu itu huhu.  Hm.. Drama ini bisa dibilang jadi drama yang menguras kesabaran gue. Kenapa? Karena subtitle-nya tuh lama banget cyin! Kalau biasanya kita dapat subtitle besok pagi setelah drama tayang malam sebelumnya tapi beda dengan Solomon's Perjury, kita harus nunggu hampir dua hari men. Solomon's Perjury tayang setiap Jum'at - Sabtu dan subtitle episode hari Jum'at baru ada hari Minggu! Bayangin aja sih gimana tersiksanya batin ini nungguin subtitle?! Dan meskipun gue sudah tahu jadwal keluar subtitle, gue tetep aja tuh bolak-balik ngecek di subscene tiap hari Sabtu, mengharap ada keajaiban haha. Anggep aja itu "sensasi" dan "seni" dari nonton Solomon's Perjury aja deh ya?! Haha.

Para pemain Solomon's Perjury hampir semuanya pendatang baru, chart bisa dilihat di bawah ini:

Atas: Tahun Lahir | Bawah: Tahun Debut | Cr: to owner
Meski kebanyakan pendatang baru tapi akting mereka kece-kece! Dedek-dedek gemes ini meranin karakternya masing-masing dengan baik! Tapi ada satu yang gue suka banget, Jang Dong Yoon! Iyapp.. Jang Dong Yoon berperan sebagai Han Ji Hoon. Karakter kompleks yang penuh dengan misteri. Menurut gue, karakter Han Ji Hoon ini susah diperanin tapi doi meraninnya keren banget! Pertama nonton Solomon's Perjury, gue langsung kepincut aja gitu sama akting doi. Impresif banget! Aktingnya tuh nggak keliatan pendatang baru!