Kamis, 23 September 2010

Menangisi Malam

sepi malam begitu menyulam duka
kesendirian jadi alasan tepat
kenapa risaunya hati timbul
betapa rasa sakit mengiris jiwa

betapa tidak??
tak ada satu orang lagi pun yg sanggup menerima pribadi seperti aku
yg tak lagi suci oleh keperawanan

benarkah aku seburuk itu karna kekhilafan??
salahkah aku jika menghardik lelaki jahanam itu??
yg tega merenggut mahkota ku
dan menelantarkanku begitu saja

PUASKAH DIA DENGAN SIKAPNYA MALAM ITU??

heh.. helaan nafaspun tak cukup buatku tenang.
aku terlalu hina di hadapan-Nya
bahkan di depan makhluk ciptaan-Nya

masih berartikah hidupku ini??
masih adakah belas kasih untukku??
karna aku sungguh terpojok karna semua ini
tp jika tak da sedikitpun yg mau melihatku
sungguh aku bagai manusia kotor yg tak termaafkan.

***untuk temanku yg sangat aku sayangi..
***kamu tak sendiri, aku masih bersamamu..
***ini tak semuanya slahmu meski kau juga salah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar